Metode Ruqyah untuk Sembuhkan Anak Kecanduan Game Online

Game online yang tersebar luas di berbagai aplikasi dan platform dapat berdampak negatif terhadap perkembangan anak. Pasalnya, bermain game secara rutin dapat membuat anak kecanduan dan melupakan berbagai aktivitas lainnya, seperti makan, belajar, dll. Lebih buruk lagi, masih mungkin menghabiskan banyak uang untuk isi ulang dan kuota.

KH Luthfi Al-Maghribi, Ketua Pemerintah Daerah (PW) Jabar Jam`iyah Ruqyah Aswaja (JRA), mengungkapkan JRA menawarkan solusi lain untuk menyembuhkan kecanduan anak-anak terhadap game online, yaitu metode totok ruqyah (toyah).

“Di JRA ada metode yang namanya totok ruqyah. Insya Allah dengan metode ini bisa menyembuhkan anak-anak yang kecanduan game online,” kata Gus Luthfi kepada NU Online, Sabtu (15/5).

Pendekatan toyah merupakan tahap kedua dari pendekatan yang digunakan JRA, ujarnya. Artinya, untuk menjadi seorang praktisi harus terlebih dahulu mengikuti dan lulus pelatihan ruqyah.

“Di Jawa Barat, sekitar 50 orang menjadi praktisi ruqyah totok dan tersebar di berbagai kabupaten/kota,” tambah pengurus pondok pesantren Al-Fatah Kalijati, Subang.

Lebih lanjut Gus Luthfi mengatakan, selain game online, metode isi darah ini juga bisa menyembuhkan kecanduan seperti merokok, penggunaan narkoba, dan judi. Cara ini bisa digunakan untuk remaja dan orang dewasa yang ingin berhenti merokok namun kesulitan untuk berhenti.

“Rata-rata, banyak praktisi berhasil menyembuhkan kecanduan game internet jika tingkat keberhasilan yang diukur sekitar 80 persen,” tambahnya.

Efek setelah meninju

Jejen Ahmad Jaelani, praktisi di JRA Subang, mengatakan metode ruqyah totok dapat digunakan untuk semua jenis kecanduan, mulai dari game online, merokok, narkoba hingga judi.

“Pemulihan penuh yang disarankan oleh Mujiz JRA harus dilakukan secara rutin 3 kali dalam seminggu, jadi setidaknya memakan waktu tiga minggu,” kata ketua PAC JRA di Kecamatan Pabuaran, Kota Subang.

Ia mengatakan bahwa metode ruqyah darah utuh merupakan kombinasi metode saraf darah utuh dan ruqyah, dan biasanya ia melakukan akupunktur di beberapa titik pusat dan titik saraf yang steril.

“Setelah terkena stroke, saya beri air yang sudah saya baca kitab syifa dan do’a serta meminumnya,” ujarnya.

Menurutnya, ada efek samping yang dapat mempengaruhi kondisi fisik dan mental anak, yang dapat menjadi langkah awal dalam menyembuhkan kecanduan game internet anak.

“Biasanya setelah dicolek, anak akan merasa tidak nyaman saat memegang handphone. Postur ini tidak benar, terlalu salah, sehingga perhatian teralihkan dan handphone tidak bisa terkonsentrasi,” jelasnya.

Dia mengatakan dukungan dan komitmen orang tua memainkan peran yang sangat penting dalam situasi ini, dan ketika seorang anak tidak lagi nyaman memegang telepon, langkah selanjutnya adalah orang tua menginstruksikan anak-anak mereka untuk menyimpan telepon yang biasa mereka pegang.

“Kadang ada orang tua yang tidak bisa berjanji dengan alasan kurang hati dan kasihan. Ujung-ujungnya dikasih handphone lagi, dan anak main lagi. Jadi kedua orang tua juga berperan sangat penting di sini.” sesalnya. .

Dijelaskannya, bagi perokok berat tidak ada bedanya, setelah ruqyah akan timbul mulut pahit atau hambar, mual, sakit kepala dan efek lainnya menghilangkan kenikmatan merokok.

“Biasanya gejala atau efeknya seperti ini, lagi-lagi hanya komitmen manusia. Kalau tidak komitmen, meski rasanya pahit atau hambar, kalau terus dihisap pasti enak lagi,” pungkasnya.

About admin

Check Also

Pengetahun Umum Tentang Napza dan Penyalahgunaannya

Pengetahun Umum Tentang Napza dan Penyalahgunaannya Di Indonesia, penggunaan narkoba terjadi di mana-mana bagi siapa …